link bpjs kesehatan TVRI: Antusiasme Piala Dunia 2026 terus terasa
Jakarta (ANTARA) - Televisi Republik Indonesia (TVRI),link bpjs kesehatan selaku pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia, menyatakan bahwa antusiasme masyarakat menyambut turnamen empat tahunan itu terus terasa di tanah air.
"Antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia 2026 sudah terasa jauh sebelum pertandingan dimulai. Setiap hari ada percakapan, ada konten, ada emosi yang terus bergerak. Piala Dunia memiliki daya tarik seperti cerita berseri, membuat publik ingin terus mengikuti dan menantikan pertandingan berikutnya," ujar Koordinator Media Center Siaran Piala Dunia 2026 TVRI Ezki Suyanto, dikutip dari pernyataan resmi, Minggu.
Pihak TVRI menyatakan, percakapan soal Piala Dunia 2026 tersaji di berbagai kota di Indonesia, mulai dari warung kopi, kampus hingga ruang keluarga.
Pembicaraannya menyangkut beberapa hal termasuk mengenai negara unggulan, pemain bintang, jadwal pertandingan, hingga rencana nonton bersama.
Selain itu, fenomena tersebut juga semakin menguat di media sosial seperti TikTok, Instagram dan X, yang dipenuhi konten kreatif bertema Piala Dunia 2026, mulai dari video reaksi penggemar, prediksi skor, mengenang momen legendaris Piala Dunia sebelumnya, hingga tren konten ber-tagar#RoadToWorldCup2026 dan #NontonPialaDunia.
Interaksi digital tersebut, menurut TVRI, menunjukkan bahwa Piala Dunia bukan sekadar tontonan, melainkan bagian dari budaya populer dan percakapan kolektif masyarakat.
Baca juga: TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
Oleh karena itu, Ezki menegaskan, TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 menganggap antusiasme tersebut sebagai energi positif untuk menghadirkan siaran yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
TVRI memosisikan Piala Dunia 2026 sebagai momentum kebersamaan nasional, di mana publik dapat menikmati pertandingan secara mudah, berkualitas, dan merata dari Sabang hingga Merauke.
Ezki memaparkan, siaran Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan, tetapi juga pengalaman menonton yang membangun kedekatan emosional dengan pemirsa.
Melalui pendekatan siaran yang adaptif dengan ekosistem digital, dia menambahkan, TVRI berupaya menjadikan Piala Dunia sebagai ruang interaksi publik, baik di layar televisi maupun di media sosial.
Bukan cuma itu, euforia Piala Dunia itu diyakini berdampak pada meningkatnya aktivitas sosial masyarakat, seperti nonton bareng di ruang publik, kegiatan komunitas, hingga pergerakan ekonomi lokal di berbagai daerah.
Momentum itu memperlihatkan bahwa Piala Dunia 2026 bukan hanya peristiwa global, tetapi juga peristiwa sosial yang hidup di tengah masyarakat Indonesia.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, TVRI berkomitmen menghadirkan siaran Piala Dunia FIFA 2026 sebagai tontonan yang menyatukan, menghibur, dan menguatkan rasa kebangsaan.
Itu menjadikan pesta sepak bola dunia tersebut benar-benar milik seluruh rakyat Indonesia.
Baca juga: TVRI modernisasi penyiaran demi hadirkan Piala Dunia ke pelosok negeri
Baca juga: TVRI siarkan Piala Dunia 2026, perkuat peran layanan publik
Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
-
Borneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang PersijaPrabowo pastikan ketersediaan pangan aman di tengah krisis globalPelatih Persib: Laga lawan Persebaya akan berlangsung sengitPersik Kediri yakin bisa bobol gawang Persib di GBLAKurniawan anggap semua calon lawan di Piala AFF U17 cukup beratJadwal Super League pekan 24: Persebaya vs Persib, Persija vs BorneoPersijap vs Persis berakhir imbang tanpa golTimmas futsal putri gagal ke final setelah disingkirkan AustraliaJuventus tumbangkan Pisa setelah evaluasi taktikSkuad Garuda untuk FIFA Series tunjukkan sikap realistis pelatih
下一篇:Persita Tangerang bidik poin penuh ketika jamu Madura United
- ·PSSI khawatir penerbangan pemain diaspora jelang FIFA Series
- ·Hodak: Seluruh pemain Persib siap tampil hadapi Persik
- ·Rusia rancang resolusi DK PBB demi dorong gencatan senjata di Timteng
- ·Tanggapi isu teknis lapangan, Persija komitmen jaga profesionalisme
- ·Persib Bandung terus pantau kondisi Febri Hariyadi
- ·Milo sebut Persis butuh satu permainan terbaik untuk menang
- ·PSIM kembali menang, Van Gastel masih beri catatan evaluasi
- ·Menang derbi della madonnina, Milan dekati Inter
- ·Suporter PSM dilarang hadir saat Malut United vs PSM Makassar
- ·Persijap vs Persis berakhir imbang tanpa gol
- ·Penjualan tiket FIFA Series 2026 dibuka, mulai Rp150 ribu
- ·Bali United permalukan tuan rumah Arema FC 4
- ·Pelatih Persib: Laga lawan Persebaya akan berlangsung sengit
- ·Persis Solo jaga asa bertahan setelah kalahkan Persik 2
- ·OKI kecam peningkatan kekerasan oleh pemukim Israel di Tepi Barat
- ·Lawan PSBS Biak, debut Imran Nahumarury bersama Semen Padang
- ·Beckham sebut rekor positif di kandang jadi modal berharga vs Persik
- ·Elkan Baggot kembali ke timnas Indonesia
- ·Pelatih PSIM puji semangat juang timnya saat hadapi Semen Padang
- ·Hodak: Seluruh pemain Persib siap tampil hadapi Persik
- ·PSIM tak khawatir Ze Valente absen hadapi Semen Padang
- ·Pelatih akui Madura United tampil buruk ketika dibantai Persita
- ·TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
- ·Beckham sebut rekor positif di kandang jadi modal berharga vs Persik
- ·Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
- ·Nova Arianto selaraskan filosofi timnas U
- ·Thom Haye optimistis Persib kalahkan Persik
- ·Suporter PSM dilarang hadir saat Malut United vs PSM Makassar
- ·Garnacho: Laga kontra Wrexham salah satu yang tersulit bagi Chelsea
- ·Persebaya Surabaya imbang lawan Persib Bandung 2
- ·Chivu: Inter Milan seharusnya bisa lebih baik kontra AC Milan
- ·TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
- ·PWI kecam dugaan intimidasi wartawan pada laga Malut lawan PSM
- ·Carlos Pena puas dengan kemenangan besar Persita atas Madura
- ·Timnas Indonesia di Grup B Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- ·Persib Bandung terus pantau kondisi Febri Hariyadi
